Jadikan pekerjaan itu sebagai hobi, bukan tanggung jawab

Ya… jadikan pekerjaan itu sebagai hobi, kesenangan atau semacamnya yang akan membuat anda nyaman dan betah dalam melaksanakan pekerjaan itu. Di tempat salah satu dinding tempat kerja saya ada sebuah pigura kecil seukuran A4 yang didalamnya tersimpan selembar kertas yang bertuliskan
Cintailah pekerjaanmu.
Pekerjaan adalah rahmat/hadiah yang tuhan berikan kepadamu.

Jika Anda menikmati apa yang Anda kerjakan, kesuksesan adalah milik Anda. Jika Anda tidak menikmati apa yang Anda kerjakan,  Anda tidak akan menjadi sukses. Mencintai pekerjaan Anda akan merubah segalanya. Pekerjaan adalah kasih yang dinyatakan.

Nah… berikut ini ada sebuah kiriman cerita atau bisa di bilang berbagi pengalaman dari seorang wanita cantik yang menjadikan pekerjaannya sebagai sebuah hobi, malah bisa di bilang sebuah kegiatan rutin di sela-sela kesibukannya menimba ilmu.

SENANGNYA MENJUAL PRODUK DISTRO

Distro..merupakan bukan hal yang aneh ditelinga para remaja saat ini, sejak awal tahun 2000-an kata distro mulai marak dibicarakan. Kata distro tersebut seolah-olah menggambarkan sosok anak muda yang gaul dan beken. Namun, tidak semua pandangan tersebut ada dibenak setiap orang.
Berbicara tentang distro, saya mempunyai sebuah cerita yang luchu juga sih kalau diceritakan. Karena hal tersebut berkaitan dengan diri saya sendiri. Dulu, pada saat saya duduk dibangku SMP kata tersebut sudah saya dengar, tetapi tidak terlalu saya pikirkan. Nah, setelah saya duduk dibangku SMK, tepatnya saat saya bersekolah di SMK N 11 Bandung, kata distro tersebut menjadi sangat berpengaruh bagi usaha saya. Mengapa demikian? Karena sejak saya kelas 1 SMK semester 2 saya sudah memulai usaha, walaupun kecil-kecilan. Tetapi untung yang didapat tidak kecil-kecilan. Usaha saya terus berlanjut sampai saat ini. Salah satu usaha saya tersebut adalah bisnis produk distro seperti tas, jaket, dompet, dll. Bisnis tersebut sangat menjanjikan karena setiap harinya ada kebutuhan akan produk tersebut. Apalagi dikalangan remaja, yang umumnya senang sekali memakai produk distro. Nah, keadaan seperti itu adalah peluang yang besar untuk para pelaku usaha ataupun calon pengusaha.
Lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat merupakan sasaran bagi usaha distro ini. Asalkan kita bisa menyesuaikannya. Insyaallah, usaha yang sukses itu akan datang. Awalnya memang sulit, namun setelah dijalani kenikmatan itu akan kita dapatkan. Lewat usaha ini saya bisa memenuhi sedikit demi sedikit kebutuhan sehari-hari.
Semakin hari semakin berkembang, itulah usaha saya. Walaupun persaingan diantara usaha yang sama sangat ketat. Namun, hal tersebut bukan menjadi sesuatu yang ditakuti, melainkan menjadikan tantangan bagi saya untuk berfikir bagaimana berinovasi dalam dunia bisnis, dan untuk kedepannya saya berharap usaha ini dapat terus berkembang. Intinya satu, dalam menjalani kita harus sabar, tekun, dan ikhlas. Karena kita tidak akan pernah tahu dilangkah keberapa ditahun ke berapa kita akan sukses. Maka untuk menjawab hal tersebut kita harus terus ikhtiar dan berdoa.

Jadi… jika kita dapat menempatkan pekerjaan itu sebagai sebuah rutinitas yang berbeda dari cara pandang kebanyakan orang, maka pekerjaan bukanlah sebuah beban berat yang harus kita pikul.

Kata kunci untuk artikel ini:

awal buka distro, distro kecil, cara bisnis distro, cara membuka usaha distro online, kisah sukses pengusaha distro lewat internet, pekerjaan sebagai hobi, cara membuka distro dan sukses, kisah sukses hobi, artikel motivasi memulai usaha distro, gimana cara membuka distro pakaian, dicari bisnis jadi reseller bisnis distro online, langkah awal membuat distro, langkah awal membuka toko distro, langkah awal membuka usaha distro, memulai usaha distro kecil-kecilan, produk distro dikalangan remaja, tahap awal membuat distro, tugas pemilik distro, cra buka distro, cerita sukses bisnis distro 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

CommentLuv badge